Ringkasan kejadian
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026 mengganggu perjalanan udara menuju dan dari Bali. Menurut laporan Bandara I Gusti Ngurah Rai, abu vulkanik menyebar ke ruang udara yang melayani rute-rute utama sehingga menyebabkan pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan. Data operasional yang dipublikasikan oleh manajemen bandara dan otoritas terkait mencatat gangguan sejak akhir pekan lalu dan peningkatan dampak pada hari Minggu dan Senin.
Dampak pada jadwal dan rute penerbangan
- Jumlah penerbangan terdampak
- Hingga Minggu 6 September 2026 pukul 15.30 WITA, Bandara I Gusti Ngurah Rai melaporkan 42 penerbangan mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal.
- Laporan lanjutan pada Senin 7 September menyebut jumlah penerbangan yang dibatalkan dan dijadwal ulang meningkat.
- Rute paling terdampak
- Rute antara Bali dan Jakarta tercatat paling terpengaruh. Bandara I Gusti Ngurah Rai melaporkan tujuh penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bali dibatalkan.
- Dari Bali menuju Soekarno-Hatta, ada 30 penerbangan dibatalkan dan satu penerbangan ditunda.
- Selain rute Soekarno-Hatta, dua penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) dan dua penerbangan menuju Bandara Husein Sastranegara (Bandung) juga dibatalkan.
- Kondisi operasional bandara
- Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai menyatakan operasional kebandarudaraan secara umum tetap berjalan dan pelayanan di terminal disiapkan bagi penumpang yang terimbas.
- Penyesuaian jadwal dilakukan dengan koordinasi antara manajemen bandara, maskapai, dan AirNav Indonesia guna memantau kondisi ruang udara.
Skala dampak penumpang dan penutupan bandara lain
- Jumlah penumpang terdampak
- Laporan per 7 September 2026 menyebut lebih dari 13.000 penumpang di Bandara Ngurah Rai terdampak oleh pembatalan atau penjadwalan ulang penerbangan.
- Dampak nasional yang dilaporkan
- Kementerian Perhubungan, melalui pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, menyatakan ada delapan bandara terdampak dan memperpanjang penutupan hingga pukul 24.00 WIB pada Minggu 6 September.
- Laporan yang dikutip Kementerian menyebut sekitar 1.558 penerbangan ditunda dan kira-kira 170.000 penumpang tertahan secara nasional dalam dampak awal kejadian.
- Bandara alternatif dan layanan pemerintah
- Pemerintah menyediakan opsi pemindahan penerbangan ke bandara alternatif seperti Kertajati, Juanda, Yogyakarta International Airport, serta bandara di Semarang dan Solo.
- Jika maskapai memindahkan penerbangan ke bandara alternatif, tersedia layanan transportasi darat lanjutan gratis dari pemerintah.
Tindakan koordinasi dan layanan informasi
- Koordinasi antar pihak
- Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai menyatakan terus berkoordinasi dengan maskapai dan AirNav Indonesia untuk menyesuaikan operasi sesuai perkembangan aktivitas vulkanik.
- Menteri Perhubungan menetapkan kebijakan penutupan bandara yang terdampak selama periode tertentu berdasarkan kondisi ruang udara.
- Layanan informasi bagi penumpang
- Bandara I Gusti Ngurah Rai menyediakan layanan informasi melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172 untuk membantu penumpang memperoleh keterangan layanan kebandarudaraan.
- Manajemen bandara juga menyiapkan layanan bagi penumpang yang sudah berada di terminal, termasuk pengaturan ulang jadwal dan informasi terkait hak penumpang sesuai kebijakan maskapai.
Kronologi singkat peristiwa
Awal aktivitas
- 4–5 September 2026: Aktivitas erupsi Anak Krakatau dilaporkan meningkat dan berlangsung dalam beberapa episode.
Dampak pada ruang udara dan jadwal
- Minggu 6 September 2026: Abu vulkanik menyebar sehingga mengganggu ruang udara. Kementerian Perhubungan mengumumkan penutupan dan perpanjangan penutupan bandara terdampak hingga pukul 24.00 WIB.
- Minggu 6 September 2026 pukul 15.30 WITA: Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat 42 penerbangan terdampak.
- Senin 7 September 2026: Laporan menyebut lebih dari 13.000 penumpang terdampak dan jumlah pembatalan/penjadwalan ulang meningkat.
Saran praktis untuk penumpang
- Cek status penerbangan
- Calon penumpang disarankan memastikan status penerbangan langsung kepada maskapai sebelum berangkat ke bandara karena kondisi dapat berubah seiring perkembangan aktivitas vulkanik.
- Gunakan saluran resmi
- Gunakan Contact Center InJourney Airports 172 untuk informasi kebandarudaraan di Ngurah Rai dan ikuti instruksi maskapai mengenai pemindahan penerbangan atau fasilitas kompensasi.
- Pertimbangan transportasi alternatif
- Jika maskapai memindahkan rute ke bandara alternatif, penumpang dapat memanfaatkan layanan transportasi darat gratis yang disediakan pemerintah atau memilih pengaturan ulang tiket sesuai kebijakan maskapai.
Kesimpulan
Erupsi Anak Krakatau pada awal September 2026 menyebabkan gangguan signifikan pada jadwal penerbangan menuju dan dari Bali, tercatat pembatalan, penundaan, serta dampak pada ribuan penumpang. Otoritas penerbangan dan pengelola bandara aktif melakukan koordinasi serta menyiapkan layanan informasi dan alternatif penerbangan untuk mengurangi dampak operasional.