UBUD, BALI – Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 kembali hadir di Ubud, Bali, pada 21–25 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan tahun ke-23, festival sastra dan budaya ini akan mempertemukan penulis, pembaca, seniman, jurnalis, pemikir, serta pegiat budaya dari Indonesia dan berbagai negara.
Pada penyelenggaraan tahun ini, UWRF mengangkat tema “Samarasā: Awareness. Empathy. Action.” Tema tersebut terinspirasi dari filosofi Sanskerta yang menekankan keselarasan antara pikiran, perasaan, dan tindakan.
Melalui tema tersebut, UWRF 2026 mengajak peserta untuk membangun kesadaran, memahami perspektif orang lain, serta menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi tindakan nyata.
Hadirkan Lebih dari 100 Agenda
UWRF 2026 menghadirkan lebih dari 100 agenda yang dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan. Program tersebut meliputi diskusi penulis, panel, lokakarya, makan siang sastra, pertunjukan langsung, spoken word, komedi, hingga peluncuran buku.
Lebih dari 150 penulis, pemikir, jurnalis, penyair, dan tokoh kreatif dari Indonesia maupun mancanegara dijadwalkan mengambil bagian dalam festival yang berlangsung di kawasan Ubud tersebut.
Beragam agenda tersebut membuat UWRF tidak hanya menjadi festival bagi pecinta buku, tetapi juga menjadi ruang untuk membicarakan isu sosial, budaya, lingkungan, teknologi, identitas, hingga perubahan masyarakat.
Sejumlah Nama Besar Hadir di UWRF 2026
Salah satu nama yang menjadi perhatian dalam UWRF 2026 adalah Kiran Desai, peraih Booker Prize. Ia dijadwalkan hadir untuk membahas karya terbarunya serta berbagai persoalan mengenai migrasi dan identitas.
Selain Kiran Desai, festival tahun ini juga menghadirkan sejumlah penulis dan pemikir internasional lainnya, termasuk Tash Aw dan Katie Kitamura.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat posisi UWRF sebagai salah satu festival sastra internasional yang penting di kawasan Asia Tenggara.
Membahas Isu yang Dekat dengan Kehidupan
Tidak hanya berbicara mengenai sastra, UWRF 2026 membawa berbagai isu yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Salah satu topik yang mendapat perhatian adalah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan pengaruhnya terhadap cara manusia hidup serta menciptakan karya.
Festival juga menghadirkan pembahasan mengenai kebebasan berekspresi, sejarah, lingkungan, perempuan, identitas, teknologi, hingga perubahan sosial.
Dengan demikian, UWRF menjadi ruang pertemuan berbagai perspektif dari latar belakang yang berbeda.
Ubud Kembali Menjadi Pusat Pertemuan Budaya
Pemilihan Ubud sebagai lokasi penyelenggaraan juga tidak terlepas dari posisi kawasan tersebut sebagai salah satu pusat budaya Bali.
Selama festival berlangsung, Ubud diperkirakan kembali menjadi titik pertemuan antara masyarakat lokal, wisatawan, pembaca, penulis, seniman, dan komunitas kreatif.
Atmosfer Ubud yang dikenal dengan seni, tradisi, dan kehidupan budaya yang kuat menjadi bagian penting dari pengalaman UWRF setiap tahunnya.
Festival tahun ini kembali berlangsung di kawasan Taman Baca, Ubud, pada 21–25 Oktober 2026.
Tiket UWRF 2026
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti festival, penyelenggara menyediakan beberapa pilihan tiket, termasuk 1-Day Festival Pass dan 4-Day Festival Pass.
Tiket satu hari memberikan akses ke program utama pada hari yang dipilih, sedangkan tiket festival memberikan kesempatan untuk mengikuti rangkaian program selama beberapa hari penyelenggaraan.
Informasi mengenai tiket, program, serta jadwal kegiatan dapat diperoleh melalui situs resmi Ubud Writers & Readers Festival.
Jadi Agenda Menarik di Bali Oktober 2026
Dengan banyaknya penulis dan tokoh internasional yang hadir serta lebih dari 100 agenda yang ditawarkan, Ubud Writers & Readers Festival 2026 menjadi salah satu agenda budaya yang menarik untuk masuk dalam kalender kegiatan Bali pada Oktober 2026.
Tidak hanya menawarkan diskusi mengenai buku dan sastra, UWRF juga menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan melihat berbagai persoalan dunia dari sudut pandang yang beragam.
Bagi masyarakat Bali maupun wisatawan yang memiliki ketertarikan terhadap sastra, seni, budaya, dan isu sosial, UWRF 2026 dapat menjadi salah satu agenda yang layak untuk dikunjungi.
Ubud Writers & Readers Festival 2026 akan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di Ubud, Bali, dengan tema “Samarasā: Awareness. Empathy. Action.”